Breaking

Post Top Ad


7/12/2020

Begini Kata Camat Balongpanggang Jusuf Ansyori : Ada 33 Terjaring Dan 1 Warung Disegel

Gresik, pojokpudak.com

Guna memutus mata rantai virus corona Muspika Balongpanggang gelar operasi jam malam dan penindakan terhadap pelanggaran Perbup No 22 tahun 2020. Sabtu (11/7/2020) Malam.


Dalam kegiatan tersebut diikuti Camat Balongpanggang Jusuf Ansyori, Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus, SH bersama anggota, Danramil 0817/09 Balongpanggang  Kapten Inf M. Zainudin, SH bersama anggota, Sekcam Balongpanggang Sayib, Kasi Trantib Kecamatan Balongpanggang Margono bersama anggota, Anggota BKO.


Camat Balongpanggang Jusuf Ansyori menuturkan," Operasi jam malam itu digelar untuk menegakkan Peraturan  Bupati (Perbup) Nomer 22 Tahun 2020 tentang sanksi yang akan diberlakukan.


Salah satu pasal Perbup ini mengatur sanksi bagi warga yang tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, yaitu “Barang siapa yang tidak membawa masker akan di denda Rp. 150.000,-“, jelasnya Camat Balongpanggang Jusuf Ansyori.


Karena itu bertujuan untuk memotong pamdemi covid – 19 salah satunya adalah menggunakan masker” Terangnya.


Pada kesempatan itu, satu persatu pengendara sepeda motor dan beberapa warung pun tidak luput dari pemeriksaan.


Warga, pedagang dan pembeli yang kedapatan tidak mengenakan masker terlebih dulu dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, selanjutnya didata dan disuruh Push Up.


Tak hanya memberikan sanksi, tim gabungan yang terjaring dan diingatkan agar selalu menggunakan masker jika keluar rumah.


Terbukti pada saat operasi jam malam dilakukan ada sekitar 33 pengguna jalan dan pengunjung warung, serta satu warung yang disegel, karena sudah melanggar beberapa kali yang kedapatan melanggar jam malam. Dan pengunjung kebanyakan tidak menggunakan masker. Tutur Jusuf Ansyori.


Usai merazia Jusuf Ansyori berpesan kepada seluruh petugas agar menindak tegas semua kalangan, yang tidak menggunakan masker. Terlebih apalagi mereka keluar dari rumah.


Dia juga meminta para petugas untuk tetap semangat, dalam menjalankan tugas mulia tersebut demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Tambahnya.


Tidak hanya itu Jusuf Ansyori juga mensosialisasikan New Normal, bukan berarti hidup bebas. Namun pada tatanan yang baru, seperti memakai masker, cuci tangan. Untuk itu masyarakat harus disiplin dengan protokoler kesehatan. Tegasnya. (Dyo)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

your ads