Breaking

Post Top Ad

9/04/2022

Geliat Festival UMKM Hingga Karnaval Dusun Boboh. Kepala Dusun : Kita Punya Misi Mengangkat Budaya dan Sejarah

Gresik, pojokpudak.com


Warga Dusun Boboh, Desa Boboh Kecamatan Menganti menggelar tradisi bersih desa atau nyadran. Kegiatan itu dilaksanakan dua hari berturut-turut. Mulai tanggal 2 sampai 3 september 2022. 


Di hari pertama, sejumlah kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) produsen kue tradisional turut meramaikan acara Festival UMKM Desa Boboh,


Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa bersama Perangkat ,Camat Menganti, Kepala Dinas Sosial, Kepala Diskoperidag Gresik, Ketua Karang Taruna Kab Gresik dan Masyarakat sekitar.


Camat Menganti Gunawan dalam sambutannya menyampaikan terima kasih untuk Pemuda Karang Taruna Kecamatan Menganti khususnya Desa Boboh yang telah membangkitkan perekonomian masyarakat ditengah Pandemi Covid-19. 


“Alhamdulillah dengan adanya kegiatan ini, kerjasama antara Pemerintah dengan Karang Taruna yang selalu mendukung program-program pemerintah dan kegiatan Pak Bupati, Kebangkitan UMKM ini Insha Allah kedepan perekonomian kita akan berkembang dengan baik,” ungkapnya 


Semoga kedepan Karang Taruna terus mendukung Program-program Pak Bupati dan Bersinergi dengan kami sehingga Program-program Pak Bupati selama menjabat bisa dijalankan dengan baik,” harapnya. 


Selain itu, Gunawan juga mensosialisasikan peredaran narkoba di wilayah Gresik yang akhir-akhir ini sudah menjadi zona rawan, saat ini Kabupaten Gresik banyak kasus narkoba. 


Rangkaian sedekah bumi dilanjutkan keesokan harinya dengan menggelar karnaval. Para peserta karnaval berdandan dengan berbagai macam gaya hingga menarik perhatian masyarakat pengguna jalan yang melintas. 


Kemudian, acara dilanjutkan malam harinya dengan membagikan santunan kepada anak yatim dan janda kurang mampu. Pemberian santunan diberikan secara simbolis oleh anggota DPRD Gresik Wongso Negoro. 


Kepala Dusun Boboh Fadli Kharis mengatakan kegiatan ini melibatkan Diskoperindag, Karang taruna kabupaten, anggota dewan, Dinas Pariwisata, karangtaruna desa dan media partner. 


Dia mengatakan misi dari kegiatan sebenarnya ialah mengangkat UMKM warga desa dan itu akan direalisasikan bulan oktober nanti. Disamping itu, juga untuk mengangkat mengangkat budaya dan sejarah desa. " kebetulan disini ada sejarah lumpang genteng. Itu benda purbakala yang dibuat klotekan pas acara festival. Terus ada makam panjang kurang lebih tiga meter", ungkap kasun. (Ags/Dyo)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

your ads