Breaking

Post Top Ad


6/19/2018

Kakek Riaman Kebanjiran Order Ketupat

Gresik, pojokpudak.com
Siapa sangka dibalik keuletan jari sikakek, untuk membuat ketupat, seorang kakek kebanjiran order dalam membuat ketupat.

Sosok Kakek tersebut adalah Riaman (48) warga Desa Hendrosari RT 03/RW 01 Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang terlihat kelelahan menerima pesanan untuk membuat ketupat.

Pembuat ketupat sesuai tradisi umat Islam setelah hari raya Idhul Fitri maka ditutup dengan hari raya ketupat.

Idealnya pembungkus ketupat dari pohon siwalan, karena sulitnya pohon siwalan maka banyak orang menganti dengan daun kelapa (janur.red).

Maklum saja dijaman seperti ini ketupat menjadi barang yang sangat sulit untuk membuatnya, karena dibutuhkan ketelatenan dan keuletan jari dalam menganyam.

Namun saat ini kususnya kaum mudah jarang yang bisa membuat ketupat. Kalau dulu mulai anak anak sudah diajarkan orang tua untuk membuat ketupat.

Salah seorang pemuda di Desa Hendrosari misalnya Mustofah (17) ketika ditanya media ini apakah bisa membuat ketupat, dirinya malu dan menjawab “tidak”. katanya dengan nada malu.

Maka tidak heran di Hari Raya Ketupat merupakan berkah bagi pembuat ketupat seperti dialami Riaman (48) warga asal Desa Hendrosari RT 03 RW 01 Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik dia mempunyai 30 batang pohon siwalan dimana setiap batang biasanya bisa diambil Dua set blarak sebutan daun siwalan yang dibuat ketupat.

Dua set janur untuk lepet istilah orang Jawa. Dimana Satu set biasanya berisi 20 lembar daun menurut pengakuan riaman kepada awak media biasanya dalam 1 hari bisa membuat 150 biji ketupat.

Dalam penjualannya dia pakai sistim ikatan 1 ikat isi 10 ketupat dia bandrol Rp 10.000,- kalau janurnya dia jual per set 1set dibandrol Rp 10. 000 tiap harinya dia mendapatkan penghasilan Rp 200.000.- sampai Rp 250. 000,-

“Ini adalah rejeki tahunan karena permintaan hanya tiap hari raya Ketupat saja.

Baginya Pekerjaan ini adalah turun temurun dari kakeknya karena Desa Hendrosari terkenal dengan pohon siwalan, kalau musim begini saya sampai capek karena kebanjiran terima pesanan”. Tambahnya. (dyo)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

your ads