Breaking

Post Top Ad


5/10/2019

200 Ribu Pasang Patok Sendiri

Gresik, pojokpudak.com

Masyarakat Desa Ganggang Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik sangat senang dengan kehadirannya program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) disambut baik dan bisa bernafas lega oleh warga, terbukti waktu mengikuti prnyuluhan oleh pihak BPN Gresik. Rabu (8/5) Malam.


Dalam kegiatan tersebut dihadiri Kepala BPN Gresik Asep, Pasilogdim Kapten Inf Salami, Camat Balongpanggang M. Jusuf Ansyori, S.Sos., MM, Danramil 0817/09 Balongpanggang Kapten Inf M. Zainudin, SH, Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus, PJ Kepala Desa Ganggang Septi Suyandani, Mantan Kepala Desa Ganggang Awi dan ratusan warga.


Dalam sambutannya Camat Balongpanggang M. Jusuf Ansyori, S.Sos., MM, Desa Ganggang mendapat jatah 1500 bidang, untuk itu saya berpesan kepada panitia, dalam pelaksanaanya kami berharap saling transparan, supaya tidak ada dusta diantara kita.


Kenapa, karena dari pengalaman yang telah diberitaukan oleh perangkat, juga bisa lihat tetangga kanan kiri yang pernah mendapatkan program ini, itu pasti suudzonnya dimasalah biaya, saya tidak mau terjadi ribut, terus terang kemarin program ini yang paling getol itu adalah saya, saya minta, kenapa program ini untuk masyarakat, program servis dari nasional dari bapak Presiden, semuanya udah di bagi, namun Balongpanggang hanya dilewati, oleh sebab itu malam ini kami mohon ada kesepakatan juga kalau rapat lagi, hanya masalah biaya saya yakin tidak ada putusannya.


Silakan tanya sana, kalau tidak percaya berapa biaya yang tambahnya itu, itu bukan untuk pejabat-pejabat, tetapi tadi yang diusulkan untuk tenaga, tadi ada usulan pendampingan ada usulan tenaga kasar.


Oleh sebab itu malam ini kami mohon disepataki bersama, karena panitia yang sepuluh sudah dilatih, biar nanti yang akan menjalankan tugas lapangan, nanti ada tim kelompok masyarakat tertib sosialisasi pertanahan, saya minta setiap RT itu ada, supaya apa, pada waktu pemberkasan atau pembatasan ada yang kurang jelas, RT nanti juga mendampingi. Terangnya.


Segera bikin tim-tim sampai di tingkat RT, oleh sebab itu nanti ketua RT wajib untuk membantu tim yang ada di desa, termasuk mendampingi pada waktu matok.

Masih Jusuf, " kalau dari skb tiga menteri itu 150ribu, tapi ada surat dari gubernur memang itu kurang, itu harus di musyawarahkan, jangan sampai memberatkan bapak ibu semuanya, dan jangan sampai merugikan panitia, dan untuk RT yang jalan, Dalam kesempatan tersebut akhirnya memutuskan dan disertai berita acara setiap bidang 200ribu, dengan catatan masang patok sendiri. Katanya. (Dyo)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

your ads