Breaking

Post Top Ad


2/23/2021

Masyarakat Sangat Puas Dengan Pembangunan Betonisasi Jalan Poros Desa di Dusun Sumur Geger

Gresik, pojokpudak.com


Masyarakat desa Pengalangan dan sekitarnya yang hendak bepergian menggunakan kendaraan bermotor menuju surabaya melewati jalan poros desa Dusun Sumur Geger kini tak perlu khawatir kurang nyaman melewati jalan tersebut.


Sebab, jalan yang dulu sering mengalami kerusakan ketika masih dipaving kini sudah "mulus", kuat dan diyakini tahan lama berkat adanya pembangunan betonisasi jalan poros desa.


Hal itu merupakan upaya Pemerintah Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti yang terus berupaya meningkatkan pembangunan infrastruktur desa meski saat ini masih dalam kondisi pandemi. Tujuanya tak lain ialah agar masyarakat bisa menikmati jalan itu tanpa perlu rasa was-was.


Kepala desa Pengalangan Ahyar Abdul Mutholib mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Gresik yang telah menyalurkan bantuan untuk desa Pengalangan melalui dana PAK dari Anggota DPRD Wongso Negoro.


Kades menuturkan, pembangunan betonisasi jalan tahun anggaran 2020 dari dana bantuan keuangan ini merupakan yang pertama di desa Pengalangan. Pembangunan dilaksanakan di titik tersebut mengingat karakter atau medan jalan berupa tanjakan dan harus didahulukan karena pada posisi tanjakan, air mengalir ke jalan yang mengakibatkan jalan cepat rusak dan harus diperbaiki setiap tahunnya sehingga anggaran dana desa habis terserap untuk perbaikan jalan itu ketika masih terpasang paving. 


Diapun berharap pemerintah memberikan bantuan lagi untuk melanjutkan pelaksanaan pembangunan betonisasi jalan.


" Alhamdulillah warga desa Pengalangan merasa sangat puas dengan pembangunan jalan ini karena banyak petani ketika membawa rengkek di jual ke surabaya awalnya menjadi hambatan dan sekarang mulus lancar," ujarnya ketika dikonfirmasi pada Senin (22/2/2021).


Disamping pembetonan jalan poros desa, juga ada perbaikan saluran air atau Drainase berupa U Ditch. Pembangunan itu sudah dimulai tahun 2019 dan akan dilanjutkan hingga drainase di desa Pengalangan khususnya di lingkungan pemukiman bisa terealisasi semua.


Di tempat terpisah, Wongso Negoro selaku anggota DPRD Fraksi Golkar mengakui bahwa pembangunan betonisasi jalan itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekitar. Pasalnya, medan jalan tersebut dari arah surabaya cenderung menurun. " Jika hanya dipavingisasi, jalan itu pasti sering cepat rusak karena ketika ada air, mengalirnya melalui jalan itu, tidak melalui selokan," ungkapnya.


Wongso menambahkan, jalan itu merupakan jalan poros desa yang vital sehingga perlu diadakan perbaikan agar masyarakat bisa menikmati jalan tersebut karena pembangunan betonisasi akan awet dan tahan lama.


Ki Wongso sapaan akrabnya juga menegaskan akan ada kelanjutan mengenai pembangunan betonisasi jalan. Sebab, dia berharap semua jalan di kabupaten Gresik baik itu JPD, jalan lingkungan dan sebagainya harus dibetonisasi." Betonisasi itu permanen dan anggaran lainnya bisa untuk kelanjutan jalan yang akan betonisasi. Tidak seperti pavingisasi yang harus memperbaiki lagi, tidak bertahan lama dan itu pemborosan," ujarnya.


Selain betonisasi, Wongso menambahkan pembangunan u ditch atau box culvert sangat diperlukan untuk saluran air terutama di jalan lingkungan. Menurutnya, jika tetap mengandalkan tembok penahan tanah (TPT) untuk saluran air, pembangunan itu tidak akan efektif karena TPT sendiri sering ambrol." U ditch saja sudah cukup karena punya dua fungsi. Satu untuk jalan air selokan dan yang kedua untuk betonisasi." Pungkasnya. (Rof/Dyo)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

your ads